Khayalan tetap
khayalan
Lalu, kapan nyata
akan bersua?
Datang temani Aku
untuk tepati janjinya
Aku hanyalah Aku
Manusia yang tak
lain: lugu
Hanya mencintai
setiap detik-detik bersamamu
Aku hanyalah Aku
Manusia yang
mencintai tiap-tiap sepi
Berimajinasi di
setiap mimpi –fa.
Jakarta/01/10/17
Tidak ada komentar:
Posting Komentar