Hanya saja
serpihan angin membuatku sadar betapa rasa ini harus ku tinggalkan. Langit
seakan mendukung untuk kehilanganmu yang sementara atau mungkin selamanya. Ini
luka yang ku sembunyikan, biar rasa itu ku buang bersama kenangan. Semoga apa
yang Kau semogakan selama ini terwujud. Terimakasih sudah ingin menjadi teman
dalam hidupku dalam sesingkat waktu. Sampai jumpa bersama mimpimu -fa. Jakarta/05/01/19
Sabtu, 05 Januari 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ABADI
Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...
-
Malam ini kulihat bulan Sambil duduk di pangkuan bumi Aku bersandar padamu, malam Aku berdiam diri bersamamu, malam Sampai raut waja...
-
Aku bukan pelangi yang datang sehabis hujan. Bukan pula bintang yang bersinar kala malam. Namun, Aku adalah mentari yang tiap hari datang me...
-
Hanya saja serpihan angin membuatku sadar betapa rasa ini harus ku tinggalkan. Langit seakan mendukung untuk kehilanganmu yang sementara ata...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar