Senin, 27 April 2020

CORONA DAN KEMANUSIAAN

Belum ada merdeka..
Ternyata belum ada..
Semua yang ada hanya ketakutan, kelaparan
Bumi terus digunjing akhir-akhir ini
Kapal diberhentikan, pesawat gagal lepas landas, tapi lihat kereta api masih berjalan, kendaraan lain masih lalu lalang kemana-mana
Kau tau lebih seram mana arwah penasaran atau perang melawan bangsa sendiri?
Jawabku keduanya, tapi yang paling banyak menanggung resiko adalah yang kedua, kenapa?
Soekarno bilang "Perjuanganmu lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri"
1997 sampai 1998 adalah bukti, bumi pertiwi banyak menulis cerita di tahun itu
Huru-hara..
Kekhawatiran dan ketakutan mampu merasuki pikiran-pikiran manusia
Tidak ada lagi saudara, ego adalah kalut..
Bhineka Tunggal Ika rasanya hanya sebuah semboyan
Bakar-membakar, rusuh dimana-mana
Kemanusiaan hilang secepat kilat
Belajar dari itu, harusnya manusia sudah bisa lebih mendalam mengatur egonya
Sekarang saya lihat keadaan..
22 tahun berlalu..
Tapi lihat..
Sebuah makhluk kecil tidak terlihat mampu mematikan semua
Dunia hampir lumpuh
Semua terjaga dalam jarak
Seakan-akan mendekat adalah kematian
Ekonomi mulai turun, orang-orang di PHK, yang bekerja di rumahkan, mudik ditiadakan, bahkan sesuatu yang katanya adalah solusi malah melahirkan permasalahan baru
Lalu bagaimana nasib mereka yang menjadi tulang punggung?
Bagaimana nasib mereka yang belum mendapatkan pekerjaan?
Sekarang yang saya takuti adalah hilangnya rasa kemanusiaan
Kaya miskin adalah bonus
Kodrat manusia harus saling membantu
Sama-sama saling mengedukasi
Jangan ditegur malah membuat aksi
Semoga yang bertugas selalu dikuatkan
Semoga dunia cepat pulih sebagaimana mestinya, aamiin. -fa.
Jakarta/27/04/2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ABADI

Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...