Minggu, 22 Oktober 2017

TUNGGU

Waktu memang selalu punya cara sendiri untuk menemukan
Namun, Tuhan juga memperhitungkan setiap usahanya
Percayalah jika Ia baik bagimu, maka didatangkanlah
Namun jika tidak, maka akan digantikan dengan yang lebih sempurna –fa.
Jakarta/22/10/17

Jumat, 20 Oktober 2017

BENAR RINDU

Dicambuk sepi,
Diterkam keheningan
Rindu yang tak tersampaikan
Terus saja seperti itu
Yang sabar naluri –fa.
Jakarta/20/10/17

Senin, 16 Oktober 2017

BIARKAN HILANG

Kalau rasamu kini telah mati
Biar saja kubur hingga dalam
Aku akan merindumu lagi, tapi nanti..
Bukan untuk saat ini
Atau mungkin rinduku juga akan hilang
Biar ku lepas rasaku
Menanti ada saatnya
Karena begitu dalam cinta
Sampai tak kuat ku memupuk
Biar selangkah menghilang
Barangkali rasa itu akan hilang juga –fa.
Jakarta/16/10/17

Rabu, 11 Oktober 2017

ABAIKAN HATI

Kita terlalu banyak bicara
Menyanggupi tiap-tiap pesan agar terbalas
Tapi tak pernah terpikirkan tuk melihat suasana hati
Begitulah seterusnya
Hanya tetap menyanggupi tiap pesan saja
Bukan melainkan perasaan –fa.
Jakarta/11/10/17

Sabtu, 07 Oktober 2017

BENAR SUNYI

Lentera-lentera itu kian meredup
Mancari-cari kunang tuk menggantikannya
Bulan benderang kala itu
Tapi kabut tega menutupinya
Mencari-cari lilin nan utuh
Tetap tak ditemukan
Malam gelap, sunyi, tak berteman pun
Seperti terbuang sendirian –fa.
Jakarta/07/10/17

Jumat, 06 Oktober 2017

KAU DIMANA?

Pelabuhanku telah ramai
Berlalu lalang orang asing itu
Bercerita sekitarannya
Apa dayaku
Merenungi satu kapal yang belum kembali pulang
Nestapa kian menerpa
Aku di sini,
Selalu
aku di sini,
Bersama perasaan itu
Sayangku, jangan Kau khawatir
Aku di sini,
Menanti tiap-tiap perjumpaan
Walau entah kapan Kau akan datang –fa.
Jakarta/06/10/17

TAK LAGI MOMEN DENGANMU

Momen memang dicari
Dinikmati seperlunya demi kebahagiaan
Lantas, bagaimana jika yang dicari telah pergi?
Masihkah pantas mengejar?
Masihkan waktu sudi tuk megembalikan?
Tersadar dalam tiap-tiap detakan itu
Mengguncang perasaan
Menitihkan rindu-rindu
Tapi kita tak lebih untuk itu
Hanya seorang insan yang perasa
Momen memang dicari
Tapi jangan lagi jika tak perlu
Apalagi diulang bersamamu –fa.
Jakarta/06/10/17

SAYA PENDUSTA

Maaf, Saya pendusta yang handal
Dusta dalam cinta
Dusta dalam diri
Dusta dalam kalbu
Maaf, Saya pendusta yang handal
Tidak bersua padamu lebih
Hanya saja, Saya ingin simpan rahasia
Sampai dusta lebur dengan kejujurannya –fa.
Jakarta/06/10/17

ANGKASA

Purnama menemaniku
Tanpa disadari oleh naluri
Selalu setia ku dambakannya
Walau ia tak datang setiap hari
Bahagiaku telah tercipta
Terukir pula bintang-bintang di sampingnya
Galaksi seindah ini Tuhan
Jangan diguncang lagi
Cukup perasaanku saja –fa.
Jakarta/06/10/17

Minggu, 01 Oktober 2017

MIMPI

Nyatanya mimpi tak seindah yang dibayangkan
Khayalan tetap khayalan
Lalu, kapan nyata akan bersua?
Datang temani Aku untuk tepati janjinya
Aku hanyalah Aku
Manusia yang tak lain: lugu
Hanya mencintai setiap detik-detik bersamamu
Aku hanyalah Aku
Manusia yang mencintai tiap-tiap sepi
Berimajinasi di setiap mimpi –fa.
Jakarta/01/10/17

ABADI

Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...