Kamis, 20 Juli 2017

TAKDIR MENCINTA

Bila disebut sebagai mimpi, dia memang mimpiku
Bila disebut sebagai ingin, dia memang inginku
Namun bila disebut sebagai takdir, dia belum tentu takdirku
Iya.. seperti itu mencinta
Mimpi setingginya
Mengingin selamanya
Tapi takdir bukan pilihannya –fa.
Purworejo/20/07/17

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ABADI

Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...