Senin, 09 Januari 2017
BOROBUDUR
Kelak kelam itu
akan berubah terang, seandainya bisu itu bias bicara. Tatkala dunia akan
mengetahui seluruhnya kisah diantara seisi alam. Seperti Syailendra yang
mengukir cerita pada masa itu. Namun, untuk kita yang tak tahu pasti, hanya
menjadi penikmat bisu kala ini –fa. Yogyakarta-Jakarta/09/01/17
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ABADI
Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...
-
Malam ini kulihat bulan Sambil duduk di pangkuan bumi Aku bersandar padamu, malam Aku berdiam diri bersamamu, malam Sampai raut waja...
-
Aku bukan pelangi yang datang sehabis hujan. Bukan pula bintang yang bersinar kala malam. Namun, Aku adalah mentari yang tiap hari datang me...
-
Hanya saja serpihan angin membuatku sadar betapa rasa ini harus ku tinggalkan. Langit seakan mendukung untuk kehilanganmu yang sementara ata...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar