Jumat, 07 Oktober 2016

DIAM-DIAM IA JATUH

Malam ini kulihat bulan
Sambil duduk di pangkuan bumi
Aku bersandar padamu, malam
Aku berdiam diri bersamamu, malam
Sampai raut wajahku berubah
Ketika senang itu tenggelam
Ketika mataku memerah, membaur dengan sepiku
Saat tetes air tak terbendung lagi
Ku siap teteskan air mata
Saat malam itu aku rapuh
Seperti luka
Malamku… -fa.
Jakarta/07/10/16

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ABADI

Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...