Selasa, 24 April 2018

SABAR

Yang sabar hati
Yang sabar perasaan
Naluri kita sedang diuji
Oleh cinta yang tak bertanggungjawab itu –fa.
Jakarta/24/04/18

Selasa, 17 April 2018

LUPAKAN KENANG

Aku enggan berucap manis perihal kenangan
Yang Aku tahu hanya mengingat, kemudian melupakan
Karena harapan bukan ada di belakang, melainkan jauh berada di depan sana
Kemungkinan semesta juga malas menoleh
Karena ia tahu, Aku sudah berusaha melupa bekas-bekas kenangan itu –fa.
Jakarta/17/04/18

SEPERTINYA

Hatiku tak bisa berdamai, merintih terus-menerus
Siapa yang tanggungjawab akan hal ini?
Sepertinya Aku jatuh hati untuk yang kesekian kali –fa.
Jakarta/17/04/18

ABADI

Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...