Selasa, 29 Mei 2018

SUKA SENJA

Aku suka senja
Sebab di dalamnya ada gradasi warna
Menakjubkan…
Entah ada hal lain yang saya suka darinya
Sebab di dalamnya tersimpan kesetiaan
Warnanya jingga, merah kekuningan
Ku memaknainya hangat
Seperti mencintaimu –fa.
Jakarta/29/05/18

Minggu, 20 Mei 2018

HATI DAN SENJA

Senjaku di kamis sore
Menanti esok pagi
Temani hiruk-pikuk perasaan nan gelisah
Tiada yang tau bahwa hatiku kadang tak terkendali
Kadang ia mengingin
Kadang ia juga sempat lupa
Kadang lagi ia sedikit amarah
Yasudah lupakan dulu
Jalani saja, ikuti maunya –fa.
Jakarta-DIY/20/05/18

Jumat, 18 Mei 2018

SI TERANG DATANG

Rasi bintang bertebaran kala malam
Aku yang duduk bersandar kala itu
Bising suara kendaraan roda empat dan selebihnya
Sepanjang jalan,
Menemani jalan jalan yang tak kunjung sampai
Setalah sekian lama, Aku tak melihat sinarnya
Tapi malam itu, Dia menemaniku “Bintang” –fa.
Jakarta/18/05/18

BIAR

Ada kalanya kita mesti duduk, terdiam sejenak
Menikmati detik waktu bersama sepi
Dan belajar mengikhlaskan yang sudah pergi –fa.
Jakarta/18/05/18

SUKA SEPI

Tiada yang lebih berarti selain sepi
Siapa bilang sepi itu menyebalkan?
Terkadang Aku suka
Apalagi kalau ditemani riuk mesra angin
Dingin,
Tapi tak apa
ada ratusan bintang yang siap menemani malam ini –fa.
Jakarta/18/05/18

Sabtu, 12 Mei 2018

KAU TAU?

Kau tau kepercayaan itu mahal harganya?
Jangan kecewakan seseorang yang percaya denganmu lebih
Jangan, walaupun hanya sesekali
Mungkin Kau anggap itu biasa
Tetapi untuk yang lain pasti merasa sangat kecewa –fa.
Jakarta/12/05/18

TERSERAH

Bersama lika-liku sepi
Merindu tapi tak tahu dengan siapa
Sepertinya Ku telah mati mendengar namamu
Berlarilah dengan segudang arahmu
Sampai kita tak pernah bertemu –fa.
Jakarta/12/05/18

Minggu, 06 Mei 2018

KENANGAN HILANG

Aku
Bersama kepingan-kepingan kenangan
Ada yang menyiksa rasa
Adapula yang membuat kenangan berharga
Adapula yang merintih untuk dilupa
Seperti pinus-pinus yang bernyanyi
Melantunkan nada gemuruh melalui desakan ranting yang terbawa angin
Kemudian jatuh terhindar dari pohonnya
Hingga akhirnya kenangan hilang begitu saja –fa.
Jakarta/06/05/18

Jumat, 04 Mei 2018

SIMPAN KENANGANKU

Tumpuklah Aku didalam kenangan
Ingatlah Aku sesuka hatimu
Jika perlu sesekali saja
Asal jangan pernah lupakan Aku –fa.
Jakarta/04/05/18

Kamis, 03 Mei 2018

AJARKAN MANDIRI

Jangan jadikan Aku orang yang terbelenggu akan cintamu, jadikanlah Aku orang yang mandiri agar sewaktu-waktu bisa beranjak dari cintamu –fa. Jakarta/03/05/18

Rabu, 02 Mei 2018

DETAK

Di sini Aku sedang bersama detak-detak jantung yang berdetak secepat-cepatnya –fa. Jakarta/02/05/18

Selasa, 01 Mei 2018

SIMPAN HATIKU

Bilang padanya, sejak saat itu Aku sudah menaruh hati
Harap dijaga baik-baik
Tapi kalau mau dibuang, bilang sekarang
Jangan nanti-nanti
Takutnya ada yang lebih membutuhkan –fa.
Jakarta/01/05/18

RELA

Lantas siapa yang berani menaruh hati, jika pada akhirnya harus rela demi patah hati? Rasanya bukan Aku, tapi kalau dipikir memang itu kenyataannya –fa. Jakarta/01/05/18

Selasa, 24 April 2018

SABAR

Yang sabar hati
Yang sabar perasaan
Naluri kita sedang diuji
Oleh cinta yang tak bertanggungjawab itu –fa.
Jakarta/24/04/18

Selasa, 17 April 2018

LUPAKAN KENANG

Aku enggan berucap manis perihal kenangan
Yang Aku tahu hanya mengingat, kemudian melupakan
Karena harapan bukan ada di belakang, melainkan jauh berada di depan sana
Kemungkinan semesta juga malas menoleh
Karena ia tahu, Aku sudah berusaha melupa bekas-bekas kenangan itu –fa.
Jakarta/17/04/18

SEPERTINYA

Hatiku tak bisa berdamai, merintih terus-menerus
Siapa yang tanggungjawab akan hal ini?
Sepertinya Aku jatuh hati untuk yang kesekian kali –fa.
Jakarta/17/04/18

Senin, 12 Maret 2018

LUKA

Pahit,
Pahit,
Pahit,
Seperti teriris begitu saja
Pilu,
Sakit sendiri
Bahkan hanya bisa menyembuhkannya sendiri
Bagaimana perasaan bias terbuang begitu saja?
Bagaimana bisa ia sekejam itu? –fa.
Jakarta/12/03/18

Senin, 26 Februari 2018

BOHONG

Aku dibisukan oleh perasaan,
Dibutakan oleh cinta,
Ditulikan oleh kebohongan –fa.
Jakarta/26/02/18

Jumat, 09 Februari 2018

ENTAH

Entah air mata ini untuk siapa
Yang jelas ia menetes dengan ikhlas, tanpa paksaan
Meredam semua jadi satu
Mengalir begitu saja, tanpa tau apa alasannya –fa.
Jakarta/09/02/18

Senin, 29 Januari 2018

PABILA

Bila mencinta harus ada luka
Mungkin sekujur tubuhku telah rusak dipenuhi luka-luka itu
Bila mencinta harus ada tangis
Mungkin jika dibiarkan sudah menjadi genangan air mata
Bila mencinta harus ada rindu
Mungkin jika diluapkan Kau sudah bosan mendengar keluhan-keluhannya –fa.
Jakarta/29/01/18

Kamis, 25 Januari 2018

IKUTI KEINGINANMU

Jangan takut
Aku selalu bersamamu
Berjalan saja terus sesuai langkahmu
Dukunganku akan ada di belakangmu
Jangan takut
Sayangku masih di ruang kalbumu
Tertanam sampai inti hati
Jagan takut
Kejar terus impianmu
Berlarilah ditiap-tiap keinginanmu
Hatiku sudah bersamamu –fa
Jakarta/25/01/18

PASTI ADA JALAN

Tidak mudah melupakan seseorang yang dulu sering kali ada bersamamu. Sejauh ini mungkin berhasil untuk melupakannya, namun akan terasa sulit kedepannya. Berpikir dengan hati daripada logika adalah yang terburuk. Tidak ada yang perlu diungkapkan, Aku percaya perasaanku. Jika Kamu yang terbaik, pasti ada jalan walau sejauh apapun itu. Aku akan turut bahagia. Namun cintaku dari dulu akan terus tertanam ikhlas untukmu –fa. Jakarta/25/01/18

Senin, 08 Januari 2018

YANG KU BENCI DATANG

Melantur
Melamun
Membisu
Merenung
Meratap
Segala hal yang membosankan itu bertamu tengah malam
Sudah Saya usir
Rasanya mereka tetap ingin tinggal, tak ingin pergi
Ah penat! –fa.
Jakarta/08/01/18

Minggu, 07 Januari 2018

JIKA

Jika yang terbaik akan datang esok, lalu esoknya lagi, dan seterusnya. Saya rela, asal jangan mematahkan hati yang lain –fa. Jakarta/07/01/18

Sabtu, 06 Januari 2018

YAKIN

Aku takkan pernah bertanya maksud. Yang terpenting dari tiap-tiap kita adalah percaya –fa. Jakarta/06/01/18

Rabu, 03 Januari 2018

SADAR!

Sadarlah hati, Dia mengingin yang lain
Bukan dirimu!
Berhentilah membuat mimpi-mimpi yang tak seharusnya
Agar perasaanmu juga baik-baik saja –fa.
Jakarta/03/01/18

ABADI

Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...