Selasa, 24 April 2018

SABAR

Yang sabar hati
Yang sabar perasaan
Naluri kita sedang diuji
Oleh cinta yang tak bertanggungjawab itu –fa.
Jakarta/24/04/18

Selasa, 17 April 2018

LUPAKAN KENANG

Aku enggan berucap manis perihal kenangan
Yang Aku tahu hanya mengingat, kemudian melupakan
Karena harapan bukan ada di belakang, melainkan jauh berada di depan sana
Kemungkinan semesta juga malas menoleh
Karena ia tahu, Aku sudah berusaha melupa bekas-bekas kenangan itu –fa.
Jakarta/17/04/18

SEPERTINYA

Hatiku tak bisa berdamai, merintih terus-menerus
Siapa yang tanggungjawab akan hal ini?
Sepertinya Aku jatuh hati untuk yang kesekian kali –fa.
Jakarta/17/04/18

Senin, 12 Maret 2018

LUKA

Pahit,
Pahit,
Pahit,
Seperti teriris begitu saja
Pilu,
Sakit sendiri
Bahkan hanya bisa menyembuhkannya sendiri
Bagaimana perasaan bias terbuang begitu saja?
Bagaimana bisa ia sekejam itu? –fa.
Jakarta/12/03/18

Senin, 26 Februari 2018

BOHONG

Aku dibisukan oleh perasaan,
Dibutakan oleh cinta,
Ditulikan oleh kebohongan –fa.
Jakarta/26/02/18

Jumat, 09 Februari 2018

ENTAH

Entah air mata ini untuk siapa
Yang jelas ia menetes dengan ikhlas, tanpa paksaan
Meredam semua jadi satu
Mengalir begitu saja, tanpa tau apa alasannya –fa.
Jakarta/09/02/18

Senin, 29 Januari 2018

PABILA

Bila mencinta harus ada luka
Mungkin sekujur tubuhku telah rusak dipenuhi luka-luka itu
Bila mencinta harus ada tangis
Mungkin jika dibiarkan sudah menjadi genangan air mata
Bila mencinta harus ada rindu
Mungkin jika diluapkan Kau sudah bosan mendengar keluhan-keluhannya –fa.
Jakarta/29/01/18

ABADI

Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...