Selasa, 01 Mei 2018
RELA
Lantas siapa yang berani menaruh hati, jika pada akhirnya harus rela
demi patah hati? Rasanya bukan Aku, tapi kalau dipikir memang itu kenyataannya
–fa. Jakarta/01/05/18
Selasa, 24 April 2018
SABAR
Yang sabar hati
Yang sabar perasaan
Naluri kita
sedang diuji
Oleh cinta yang
tak bertanggungjawab itu –fa.
Jakarta/24/04/18
Selasa, 17 April 2018
LUPAKAN KENANG
Aku enggan
berucap manis perihal kenangan
Yang Aku tahu
hanya mengingat, kemudian melupakan
Karena harapan
bukan ada di belakang, melainkan jauh berada di depan sana
Kemungkinan
semesta juga malas menoleh
Karena ia tahu,
Aku sudah berusaha melupa bekas-bekas kenangan itu –fa.
Jakarta/17/04/18
SEPERTINYA
Hatiku tak bisa
berdamai, merintih terus-menerus
Siapa yang
tanggungjawab akan hal ini?
Sepertinya Aku
jatuh hati untuk yang kesekian kali –fa.
Jakarta/17/04/18
Senin, 12 Maret 2018
LUKA
Pahit,
Pahit,
Pahit,
Seperti teriris
begitu saja
Pilu,
Sakit sendiri
Bahkan hanya bisa
menyembuhkannya sendiri
Bagaimana
perasaan bias terbuang begitu saja?
Bagaimana bisa ia
sekejam itu? –fa.
Jakarta/12/03/18
Senin, 26 Februari 2018
BOHONG
Aku dibisukan
oleh perasaan,
Dibutakan oleh
cinta,
Ditulikan oleh
kebohongan –fa.
Jakarta/26/02/18
Jumat, 09 Februari 2018
ENTAH
Entah air mata ini untuk siapa
Yang jelas ia menetes dengan ikhlas,
tanpa paksaan
Meredam semua jadi satu
Mengalir begitu saja, tanpa tau apa
alasannya –fa.
Jakarta/09/02/18
Langganan:
Postingan (Atom)
ABADI
Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...
-
Kembali ku mengungkit Dia dalam kenangan masa itu Aku kalah dengan malam ini Niscaya ingin melupakan, namun sulit Kembali lagi ku ung...
-
Aku suka senja Sebab di dalamnya ada gradasi warna Menakjubkan… Entah ada hal lain yang saya suka darinya Sebab di dalamnya tersimpa...
-
Momen memang dicari Dinikmati seperlunya demi kebahagiaan Lantas, bagaimana jika yang dicari telah pergi? Masihkah pantas mengejar? ...