Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut
Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang
Barangkali juga memang inginnya seperti itu, tidak mau menyusahkan lainnya
Pergilah ke tempat paling nyaman
Menyendiri riang dengan pelangi sehabis hujan
Lalu bercengkrama bersama semesta baru yang lebih anggun dari sebelumnya
Minggu, 19 Juli 2020
Senin, 27 April 2020
CORONA DAN KEMANUSIAAN
Belum ada merdeka..
Ternyata belum ada..
Semua yang ada hanya ketakutan, kelaparan
Bumi terus digunjing akhir-akhir ini
Kapal diberhentikan, pesawat gagal lepas landas, tapi lihat kereta api masih berjalan, kendaraan lain masih lalu lalang kemana-mana
Kau tau lebih seram mana arwah penasaran atau perang melawan bangsa sendiri?
Jawabku keduanya, tapi yang paling banyak menanggung resiko adalah yang kedua, kenapa?
Soekarno bilang "Perjuanganmu lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri"
1997 sampai 1998 adalah bukti, bumi pertiwi banyak menulis cerita di tahun itu
Huru-hara..
Kekhawatiran dan ketakutan mampu merasuki pikiran-pikiran manusia
Tidak ada lagi saudara, ego adalah kalut..
Bhineka Tunggal Ika rasanya hanya sebuah semboyan
Bakar-membakar, rusuh dimana-mana
Kemanusiaan hilang secepat kilat
Belajar dari itu, harusnya manusia sudah bisa lebih mendalam mengatur egonya
Sekarang saya lihat keadaan..
22 tahun berlalu..
Tapi lihat..
Sebuah makhluk kecil tidak terlihat mampu mematikan semua
Dunia hampir lumpuh
Semua terjaga dalam jarak
Seakan-akan mendekat adalah kematian
Ekonomi mulai turun, orang-orang di PHK, yang bekerja di rumahkan, mudik ditiadakan, bahkan sesuatu yang katanya adalah solusi malah melahirkan permasalahan baru
Lalu bagaimana nasib mereka yang menjadi tulang punggung?
Bagaimana nasib mereka yang belum mendapatkan pekerjaan?
Sekarang yang saya takuti adalah hilangnya rasa kemanusiaan
Kaya miskin adalah bonus
Kodrat manusia harus saling membantu
Sama-sama saling mengedukasi
Jangan ditegur malah membuat aksi
Semoga yang bertugas selalu dikuatkan
Semoga dunia cepat pulih sebagaimana mestinya, aamiin. -fa.
Jakarta/27/04/2020
Ternyata belum ada..
Semua yang ada hanya ketakutan, kelaparan
Bumi terus digunjing akhir-akhir ini
Kapal diberhentikan, pesawat gagal lepas landas, tapi lihat kereta api masih berjalan, kendaraan lain masih lalu lalang kemana-mana
Kau tau lebih seram mana arwah penasaran atau perang melawan bangsa sendiri?
Jawabku keduanya, tapi yang paling banyak menanggung resiko adalah yang kedua, kenapa?
Soekarno bilang "Perjuanganmu lebih mudah karena mengusir penjajah, perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri"
1997 sampai 1998 adalah bukti, bumi pertiwi banyak menulis cerita di tahun itu
Huru-hara..
Kekhawatiran dan ketakutan mampu merasuki pikiran-pikiran manusia
Tidak ada lagi saudara, ego adalah kalut..
Bhineka Tunggal Ika rasanya hanya sebuah semboyan
Bakar-membakar, rusuh dimana-mana
Kemanusiaan hilang secepat kilat
Belajar dari itu, harusnya manusia sudah bisa lebih mendalam mengatur egonya
Sekarang saya lihat keadaan..
22 tahun berlalu..
Tapi lihat..
Sebuah makhluk kecil tidak terlihat mampu mematikan semua
Dunia hampir lumpuh
Semua terjaga dalam jarak
Seakan-akan mendekat adalah kematian
Ekonomi mulai turun, orang-orang di PHK, yang bekerja di rumahkan, mudik ditiadakan, bahkan sesuatu yang katanya adalah solusi malah melahirkan permasalahan baru
Lalu bagaimana nasib mereka yang menjadi tulang punggung?
Bagaimana nasib mereka yang belum mendapatkan pekerjaan?
Sekarang yang saya takuti adalah hilangnya rasa kemanusiaan
Kaya miskin adalah bonus
Kodrat manusia harus saling membantu
Sama-sama saling mengedukasi
Jangan ditegur malah membuat aksi
Semoga yang bertugas selalu dikuatkan
Semoga dunia cepat pulih sebagaimana mestinya, aamiin. -fa.
Jakarta/27/04/2020
Minggu, 12 April 2020
#dirumahaja
Hallo...
Sekarang semesta kayanya udah mulai muak sama manusianya. Banyak banget kejadian yang udah terjadi dari awal tahun 2020 ini. Gak tau bumi kita lagi kenapa, kayanya ia lagi ngerasa capek banget sama semua yang merusak, sama semua yang berpura-pura. Covid19 jadi permasalahan dunia yang emang dateng secepat kilat. Mungkin ini cara Tuhan biar kita jadi manusia yang bersyukur, biar jadi manusia yang rendah diri kalo sebenernya kita nggak ada apa-apanya dibandingin sama Sang Pencipta. Semesta istirahat, manusianya juga harus istirahat. Sudah banyak korban yang kamu ambil Covid19, kasihani kami yang ingin kembali beraktivitas seperti sedia kala. 2 April juga kayanya jadi hari-hari teraneh, GAK (Gunung Anak Krakatau) kembali mengalami erupsi dan suara dentuman terdengar dari wilayah jabodetabek, memang setelah saya liat dari situs MAGMA banyak gunung-gunung di Indonesia lagi dalam kondisi waspada, lagi-lagi... sebenernya bumi kita lagi kenapa?
Sedih banget, rasanya permasalahan ga ada abisnya.
Semoga kita semua diberi kekuatan, yang sakit segera disembuhkan.
Hati-hati yang mati juga semoga secepatnya pulih kembali, yang berjarak semoga segera didekatkan lagi dan untuk mereka yang sedang saling merindu semoga disampaikan segera rasa rindunya. aamiin.
Semoga dari adanya kejadian #dirumahaja ini menjadikan kita manusia-manusia yang selalu rendah hatinya, menjadikan kita manusia-manusia yang sadar setinggi apa harta, kedudukan, kita juga masih jadi sebutir debu yang kapan aja bisa lenyap.
Sekarang semesta kayanya udah mulai muak sama manusianya. Banyak banget kejadian yang udah terjadi dari awal tahun 2020 ini. Gak tau bumi kita lagi kenapa, kayanya ia lagi ngerasa capek banget sama semua yang merusak, sama semua yang berpura-pura. Covid19 jadi permasalahan dunia yang emang dateng secepat kilat. Mungkin ini cara Tuhan biar kita jadi manusia yang bersyukur, biar jadi manusia yang rendah diri kalo sebenernya kita nggak ada apa-apanya dibandingin sama Sang Pencipta. Semesta istirahat, manusianya juga harus istirahat. Sudah banyak korban yang kamu ambil Covid19, kasihani kami yang ingin kembali beraktivitas seperti sedia kala. 2 April juga kayanya jadi hari-hari teraneh, GAK (Gunung Anak Krakatau) kembali mengalami erupsi dan suara dentuman terdengar dari wilayah jabodetabek, memang setelah saya liat dari situs MAGMA banyak gunung-gunung di Indonesia lagi dalam kondisi waspada, lagi-lagi... sebenernya bumi kita lagi kenapa?
Sedih banget, rasanya permasalahan ga ada abisnya.
Semoga kita semua diberi kekuatan, yang sakit segera disembuhkan.
Hati-hati yang mati juga semoga secepatnya pulih kembali, yang berjarak semoga segera didekatkan lagi dan untuk mereka yang sedang saling merindu semoga disampaikan segera rasa rindunya. aamiin.
Semoga dari adanya kejadian #dirumahaja ini menjadikan kita manusia-manusia yang selalu rendah hatinya, menjadikan kita manusia-manusia yang sadar setinggi apa harta, kedudukan, kita juga masih jadi sebutir debu yang kapan aja bisa lenyap.
Kamis, 12 Maret 2020
JANGAN
Tolong jangan datang, jika ingin pergi
Tolong jangan berkabar, jika ingin
menghilang
Tolong jangan beri Saya rasa, jika
ingin menghapusnya
Karena semua dapat berubah
Berubah senang menjadi duka
Berubah suka menjadi luka
Berubah sayang menjadi benci –fa.
Jakarta/04/08/16
Rabu, 11 Maret 2020
JANGAN DILUPA
Teruntuk engkau, Aku titip pesan
Jika nanti kau menemukan Dia
Saya harap memori tak pernah kau lupa
Jika anti kau menemukan Dia
Jangan pernah lupa akan Saya
Karena kata, rasa, dan memoria,
Akan selalu hidup kalau kau
mengingatnya –fa.
Jakarta/04/08/16
Sabtu, 29 Juni 2019
Sabtu, 05 Januari 2019
SADARKU
Hanya saja
serpihan angin membuatku sadar betapa rasa ini harus ku tinggalkan. Langit
seakan mendukung untuk kehilanganmu yang sementara atau mungkin selamanya. Ini
luka yang ku sembunyikan, biar rasa itu ku buang bersama kenangan. Semoga apa
yang Kau semogakan selama ini terwujud. Terimakasih sudah ingin menjadi teman
dalam hidupku dalam sesingkat waktu. Sampai jumpa bersama mimpimu -fa. Jakarta/05/01/19
Selasa, 29 Mei 2018
SUKA SENJA
Aku suka senja
Sebab di
dalamnya ada gradasi warna
Menakjubkan…
Entah ada hal
lain yang saya suka darinya
Sebab di
dalamnya tersimpan kesetiaan
Warnanya jingga,
merah kekuningan
Ku memaknainya
hangat
Seperti
mencintaimu –fa.
Jakarta/29/05/18
Minggu, 20 Mei 2018
HATI DAN SENJA
Senjaku di kamis
sore
Menanti esok
pagi
Temani
hiruk-pikuk perasaan nan gelisah
Tiada yang tau
bahwa hatiku kadang tak terkendali
Kadang ia
mengingin
Kadang ia juga
sempat lupa
Kadang lagi ia
sedikit amarah
Yasudah lupakan
dulu
Jalani saja,
ikuti maunya –fa.
Jakarta-DIY/20/05/18
Jumat, 18 Mei 2018
SI TERANG DATANG
Rasi bintang bertebaran kala malam
Aku yang duduk bersandar kala itu
Bising suara kendaraan roda empat dan
selebihnya
Sepanjang jalan,
Menemani jalan jalan yang tak kunjung
sampai
Setalah sekian lama, Aku tak melihat
sinarnya
Tapi malam itu, Dia menemaniku
“Bintang” –fa.
Jakarta/18/05/18
BIAR
Ada kalanya kita
mesti duduk, terdiam sejenak
Menikmati detik
waktu bersama sepi
Dan belajar
mengikhlaskan yang sudah pergi –fa.
Jakarta/18/05/18
SUKA SEPI
Tiada yang lebih
berarti selain sepi
Siapa bilang sepi
itu menyebalkan?
Terkadang Aku
suka
Apalagi kalau
ditemani riuk mesra angin
Dingin,
Tapi tak apa
ada ratusan
bintang yang siap menemani malam ini –fa.
Jakarta/18/05/18
Sabtu, 12 Mei 2018
KAU TAU?
Kau tau kepercayaan
itu mahal harganya?
Jangan kecewakan
seseorang yang percaya denganmu lebih
Jangan, walaupun
hanya sesekali
Mungkin Kau
anggap itu biasa
Tetapi untuk
yang lain pasti merasa sangat kecewa –fa.
Jakarta/12/05/18
TERSERAH
Bersama lika-liku
sepi
Merindu tapi tak
tahu dengan siapa
Sepertinya Ku
telah mati mendengar namamu
Berlarilah dengan
segudang arahmu
Sampai kita tak
pernah bertemu –fa.
Jakarta/12/05/18
Minggu, 06 Mei 2018
KENANGAN HILANG
Aku
Bersama
kepingan-kepingan kenangan
Ada yang menyiksa
rasa
Adapula yang
membuat kenangan berharga
Adapula yang
merintih untuk dilupa
Seperti
pinus-pinus yang bernyanyi
Melantunkan nada
gemuruh melalui desakan ranting yang terbawa angin
Kemudian jatuh
terhindar dari pohonnya
Hingga akhirnya
kenangan hilang begitu saja –fa.
Jakarta/06/05/18
Jumat, 04 Mei 2018
SIMPAN KENANGANKU
Tumpuklah Aku
didalam kenangan
Ingatlah Aku
sesuka hatimu
Jika perlu
sesekali saja
Asal jangan
pernah lupakan Aku –fa.
Jakarta/04/05/18
Kamis, 03 Mei 2018
AJARKAN MANDIRI
Jangan jadikan
Aku orang yang terbelenggu akan cintamu, jadikanlah Aku orang yang mandiri agar
sewaktu-waktu bisa beranjak dari cintamu –fa. Jakarta/03/05/18
Rabu, 02 Mei 2018
DETAK
Di sini Aku
sedang bersama detak-detak jantung yang berdetak secepat-cepatnya –fa.
Jakarta/02/05/18
Selasa, 01 Mei 2018
SIMPAN HATIKU
Bilang padanya,
sejak saat itu Aku sudah menaruh hati
Harap dijaga
baik-baik
Tapi kalau mau
dibuang, bilang sekarang
Jangan
nanti-nanti
Takutnya ada yang
lebih membutuhkan –fa.
Jakarta/01/05/18
RELA
Lantas siapa yang berani menaruh hati, jika pada akhirnya harus rela
demi patah hati? Rasanya bukan Aku, tapi kalau dipikir memang itu kenyataannya
–fa. Jakarta/01/05/18
Langganan:
Postingan (Atom)
ABADI
Biar ia menghilang diantara laksana embun pagi yang berkabut Barangkali kepergiannya adalah kemuliaan paling tenang Barangkali juga memang...
-
Kembali ku mengungkit Dia dalam kenangan masa itu Aku kalah dengan malam ini Niscaya ingin melupakan, namun sulit Kembali lagi ku ung...
-
Aku suka senja Sebab di dalamnya ada gradasi warna Menakjubkan… Entah ada hal lain yang saya suka darinya Sebab di dalamnya tersimpa...
-
Momen memang dicari Dinikmati seperlunya demi kebahagiaan Lantas, bagaimana jika yang dicari telah pergi? Masihkah pantas mengejar? ...